Cara merawat kulit berminyak dan berjerawat

Artikel ini telah dibaca 4239 kali.

Minyak pada wajah dan bagian tubuh lain dihasilkan oleh kelenjar cebacea (kelenjar minyak). Kelenjar ini berukuran lebih besar dan lebih aktif di daerah sekitar hidung dibandingkan daerah lain di wajah. Inilah sebabnya daerah hidung lebih berpotensi menjadi masalah yang berurusan dengan minyak dan jerawat. Pori-pori di daerah ini juga lebih besar karena disesuaikan dengan ukuran kelenjar cebacea tersebut. Daerah lain yang banyak terdapat kelenjar cebacea aktif diantaranya daerah leher, dada, dan punggung, dan daerah dimana sering muncul jerawat.

Perhatikan gambar penampang kulit di bawah ini.

penampang kulit manusia

Kulit wajah berminyak sebenarnya bersifat genetis, dan dipengaruhi oleh hormon. Bisa saja tingkat hormon seseorang sama dengan tingkat hormon orang lain, namun tingkat produksi minyak pada wajah berbeda. Ini disebabkan respon kelenjar cebacea tersebut juga berbeda satu sama lain.

Selama masa puber terjadi peningkatan hormon sex androgen pada pria, dan estrogen – progesteron pada wanita. Hormon ini bisa berpengaruh terhadap peningkatan produksi minyak di wajah. Itu sebabnya saat puber banyak remaja yang berjerawat karena peningkatan hormon tersebut berpengaruh terhadap produksi cebum (minyak).

Lantas apa hubungan antara peningkatan cebum dengan timbulnya jerawat? Cebum yang jumlahnya meningkat ini bisa menyumbat pori-pori kulit pada pangkal rambut (bukan pori-pori kulit saluran keringat). Jika kelenjar cebacea terus memproduksi cebum  sementara pori-pori tersumbat, akibatnya minyak tidak bisa keluar sehingga terjadi inflamasi (peradangan) lokal di daerah pori-pori tersebut. Itulah yang disebut jerawat.

Lihat gambar berikut.

cara mengatasi jerawat

Yang lebih menjadi masalah adalah saat debu dan kotoran yang terkontaminasi bakteri menempel pada cebum yang menyumbat pori-pori tersebut. Jadilah jerawat yang meradang karena disertai infeksi.

Cara merawat kulit berminyak dan berjerawat

Terus terang sebenarnya tidak cara yang paling tepat dan efektif untuk mengatasi masalah kulit berminyak ini. Tetapi langkah-langkah berikut bisa digunakan untuk merawat kulit berminyak sehingga juga bisa mengurangi munculnya jerawat:

  • Seringlah membersihkan wajah. Gunakan facial cleanser pH balanced yang tidak menyebabkan kekeringan pada kulit wajah. Banyak pembersih muka atau cream anti acne yang menyebabkan kekeringan kulit wajah. Kondisi ini malah akan merangsang peningkatan kelenjar minyak.
  • Gunakan air hangat saat membersihkan muka. Air hangat lebih mudah melarutkan lemak dibandingkan air dingin.
  • Jika kamu menggunakan kosmetik, upayakan untuk menggunakan kosmetik yang water-based (berbahan dasar air) sehingga tidak merangsang munculnya komedo (non comedogenic)
  • Selalu bersihkan bekas konsmetik/riasan wajah sebelum tidur. Gunakan milk cleanser dan penyegar yang baik.
  • Kurangi makan coklat, permen atau yang manis-manis, dan garam. Konon menurut para dokter ahli kecantikan, iodium pada garam yang berlebih akan memicu peningkatan kelenjar minyak.
  • Lakukan relaksasi untuk mengurangi stress. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stress berpengaruh terhadap peningkatan kerja kelenjar minyak, sebagai akibatnya cebum akan lebih banyak diproduksi.
  • Banyak cream anti jerawat yang menimbulkan efek kering di wajah, akibatnya juga menyebabkan wajah menjadi kusam. Jika mengalami hal ini, imbangkan dengan menggunakan pelembab untuk mengembalikan kelembaban kulit. Gunakan pelembab secukupnya secara tipis dan merata.

Jika langkah tersebut dilakukan dan jerawat tetap bandel, gunakan produk perawatan jerawat yang baik dan aman.

Source: Biologi Media Centre

Tags: cara mengatasi jerawat cara mengatasi wajah berminyak wajah berjerawat wajah berminyak

Related Post "Cara merawat kulit berminyak dan berjerawat"

Peluang bisnis menjadi agen Theraskin
Peluang bisnis menjadi agen Theraskin Banyak wanita
Peluang bisnis afiliasi BeOn
Jika Anda sedang mencari cara untuk mendapatkan