Belajar Dasar SEO 3 : Keyword dan KEI

Artikel ini telah dibaca 3322 kali.

Saya melanjutkan artikel saya tentang Belajar Dasar SEO. Sekarang saya membahas mengenai keyword dan KEI. Dulu di blog ini sudah saya tuliskan artikel tentang
Kalau Anda sudah mempunyai rencana mengenai jenis content blog, prakiraan judul blog, dan deskripsi, langkah berikutnya adalah mencari dan menentukan keyword dan KEI. Keyword (kata kunci) adalah kata atau frase yang digunakan untuk memandu search engine agar visitor menemukan blog kita. Selain digunakan untuk memandu search engine, keyword sebenarnya juga mencerminkan content atau segala sesuatu yang berhubungan dengan content blog kita. Karena itu disarankan (baca: harus) membuat keyword yang relevan dengan content blog. Meskipun demikian banyak blogger yang membuat atau menambahkan keyword yang tidak sesuai dengan content dengan alasan untuk menarik dan meningkatkan jumlah pengunjung. Misalnya saja content blog Anda tentang “tutorial blogging” tetapi menggunakan keyword “foto bugil artis”. Ini jelas gak nyambung. Memang tidak ada larangan melakukan hal ini. Masalahnya, kalau kita melakukannya berarti kita melakukan dua penipuan. Pertama, menipu crawler (search engine). Yakinlah bahwa crawler tidak akan sakit hati, karena dia hanya sekumpulan program robot yang cuma manut perintah programmernya. Kedua, menipu pengunjung. Pengunjung yang mencari informasi di search engine untuk mengkoleksi foto bugil artis akan masuk ke blog Anda dan menemukan informasi yang tidak dikehendakinya. Yakinlah bahwa mereka akan menggerutu, sakit hati, dan langsung menutup blog Anda! Sebaliknya pengunjung yang mencari informasi mengenai tutorial blog akan langsung melewatkan blog Anda tanpa membukanya karena keyword yang muncul di search engine adalah “foto bugil artis” dan mereka tidak butuh itu.
Lantas bagaimana cara menentukan keyword yang bagus dan efektif? Selain relevan dengan content blog, sangat disarankan menggunakan keyword yang banyak dicari oleh pengunjung. Para master profesional SEO menyebutnya dengan istilah keren: high paying keyword (kata kunci yang bernilai tinggi). Kita bisa menemukan keyword yang bagus dengan bantuan salah satu fitur Google yaitu Keyword Tool External.
Saya beri contoh begini. Misalnya keyword yang kan kita pakai adalah “bisnis pemula”. Kita akan cari tahu seberapa bagus nilai keyword tersebut dengan menggunakan Keyword Tool External.
– buka di sini dan cara menentukan judul dan content blog. Kalau belum baca ya silahkan baca dulu supaya konsepnya nyambung dengan artikel yang ini.

Kalau Anda sudah mempunyai rencana mengenai jenis content blog, prakiraan judul blog, dan deskripsi, langkah berikutnya adalah mencari dan menentukan keyword dan KEI. Keyword (kata kunci) adalah kata atau frase yang digunakan untuk memandu search engine agar visitor menemukan blog kita. Selain digunakan untuk memandu search engine, keyword sebenarnya juga mencerminkan content atau segala sesuatu yang berhubungan dengan content blog kita. Karena itu disarankan (baca: harus) membuat keyword yang relevan dengan content blog. Meskipun demikian banyak blogger yang membuat atau menambahkan keyword yang tidak sesuai dengan content dengan alasan untuk menarik dan meningkatkan jumlah pengunjung. Misalnya saja content blog Anda tentang “tutorial blogging” tetapi menggunakan keyword “foto bugil artis”. Ini jelas gak nyambung. Memang tidak ada larangan melakukan hal ini. Masalahnya, kalau kita melakukannya berarti kita melakukan dua penipuan. Pertama, menipu crawler (search engine). Yakinlah bahwa crawler tidak akan sakit hati, karena dia hanya sekumpulan program robot yang cuma manut perintah programmernya. Kedua, menipu pengunjung. Pengunjung yang mencari informasi di search engine untuk mengkoleksi foto bugil artis akan masuk ke blog Anda dan menemukan informasi yang tidak dikehendakinya. Yakinlah bahwa mereka akan menggerutu, sakit hati, dan langsung menutup blog Anda! Sebaliknya pengunjung yang mencari informasi mengenai tutorial blog akan langsung melewatkan blog Anda tanpa membukanya karena keyword yang muncul di search engine adalah “foto bugil artis” dan mereka tidak butuh itu.
Lantas bagaimana cara menentukan keyword yang bagus dan efektif? Selain relevan dengan content blog, sangat disarankan menggunakan keyword yang banyak dicari oleh pengunjung. Para master profesional SEO menyebutnya dengan istilah keren: high paying keyword (kata kunci yang bernilai tinggi). Kita bisa menemukan keyword yang bagus dengan bantuan salah satu fitur Google yaitu Keyword Tool External.
Saya beri contoh begini. Misalnya keyword yang kan kita pakai adalah “bisnis pemula”. Kita akan cari tahu seberapa bagus nilai keyword tersebut dengan menggunakan Keyword Tool External.
– buka di sini
– atur parameternya ke Bahasa Indonesia saja, kemudian ketikkan kata kunci “bisnis pemula”, klik |Search|

– hasilnya seperti ini:

Data Google menunjukkan pencarian dengan kata kunci “bisnis pemula” sebesar 2.900 untuk pencarian bulanan secara global. Sekarang bila kita cari menggunakan Google search engine untuk kata kunci tersebut hasilnya adalah 27.500 penyedia. (Gunakan tanda petik dalam pencarian)

 Apa arti angka tersebut? Artinya, untuk kata kunci “bisnis pemula” ada 2.900 pencari, sedang situs yang menggunakan/menyediakan content atau informasi yang berhubungan dengan kata kunci tersebut sebanyak 27.500. Perhatikan lagi pada hasil pencarian menggunakan Keyword Tool External. Disana ada kata kunci yang lain, misalnya:
– “peluang bisnis pemula” = 110 pencari, pada Google search engine ada 451.000
– “info bisnis” = 8.100, pada Google search engine ada 397.000Lihat skrinsut berikut ini:

Lantas, manakah kata kunci yang efektif? Kita bisa menentukan efektivitas kata kunci dengan menggunakan KEI (Keyword Effectiveness Index). KEI atau indeks efektifitas kata kunci adalah angka yang menyatakan perbandingan antara jumlah pencari suatu keyword dengan jumlah penyedia keyword tersebut.
Misalnya kata kunci “bisnis pemula” KEI-nya adalah 2.900/27.500 = 0,1. Dengan cara yang sama kita mendapatkan KEI untuk “peluang bisnis pemula” = 110/451.000 = 0,00024 dan “info bisnis” = 8.100/397.000 = 0,02. Secara logika jika nilai KEI semakin besar, maka semakin bagus peluang bersaing, karena banyak yang mencari tetapi masih sedikit blog yang menggunakan. Sebaliknya makin kecil nilai KEI, makin kurang efektif nilai suatu kata kunci karena jumlah pencarinya lebih sedikit tetapi banyak blog yang menggunakan.
Hal yang perlu diingat, bila mempertimbangkan tingkat persaingan kata kunci, bisa saja hasil real pencarian kata kunci di internet akan ‘memaksa’ kita untuk mengubah atau memodifikasi judul atau (terutama) deskripsi blog sebagai penyelarasan tingkat persaingan kata kunci yang bersangkutan.
Ok, apakah dengan penerapan kata kunci seperti itu bisa langsung mengangakat rank blog dan menaikkan pengunjung? Kalau langsung tentu tidak. Ingat bahwa masalah keyword dan KEI adalah salah satu bagian kecil dari SEO. Masih banyak langkah lain yang bejibun jumlahnya yang juga berhubungan dengan masalah keyword. Jadi bagaimanapun juga masalah keyword memiliki peran yang penting.


Nah, sekarang silahkan tentukan keyword Anda seperti langkah-langkah di atas. Kemudian selaraskan ulang dengan judul, deskripsi, dan content blog Anda. Tampaknya sederhana. Tapi jika Anda lakukan sendiri, akan Anda temui kesulitan dan kebingungan yang unik. Itulah seninya belajar dasar SEO.

Tags: artikel tentang blog foto bugil kata kunci keyword lantas manut mencari Menentukan pengunjung rencana sakit hati search engine adalah search engine keyword untuk

Related Post "Belajar Dasar SEO 3 : Keyword dan KEI"

Auto Ping : Cara gampang melakukan ping blog
Kompumedia - Ping blog adalah suatu langkah
Gimana sih dasar-dasar SEO?
Ada pertanyaan menarik dari salah satu visitor
Cara membuat Windows XP menjadi asli
Ada alternatif lain untuk membuat Windows XP
Tips memilih hosting pada Top Hosting Companies
Blogger 2012 - Bagi seorang webmaster, domain