Air Multiplier : Kipas angin tanpa kipas

Artikel ini telah dibaca 8119 kali.

Inilah salah satu kemajuan teknologi yang semakin membuat kita geleng-geleng kepala. Dengan menerapkan prinsip dasar fisika tentang fluida (masih ingat pelajaran Fisika waktu SMA?), telah diciptakan kipas angin tanpa kipas. Coba lihat foto di samping. Itu adalah kipas angin yang modelnya futuristik dan mampu menghembuskan angin meskipun tidak ada bilah kipasnya. Kok bisa ya?

Sebenarnya teknologi yang diterapkan didasarkan pada teori fluida dan mirip seperti kerja konstruksi sayap pesawat. Kipas angin yang dijuluki The Dyson Bladeless Fan Air Multiplier ini terdiri dari dua bagian utama. Bagian bawah berbentuk tabung dan diatasnya nongkrong bagian yang menyerupai cincin raksasa. Cincin ini sebenarnya memiliki celah 1,3 mm melengkung di bagian dalamnya sedemikian rupa membentuk sudut 16o. Sementara itu di dalam tabung bagian dasar disematkan motor vakum dengan daya 40 watt yang akan menyedot udara disekitarnya.

Udara yang disedot oleh motor tersebut dihembuskan ke dalam celah cincin hingga mencapai kecepatan 55 mil per jam (sekitar 80 km/jam). Tingginya kecepatan hembusan akan berakibat terjadinya kehampaan dan penurunan tekanan udara di belakang cincin. Akibatnya udara terinduksi akan masuk dari belakan cincing dan ikut terhembus ke depan. Sementara itu udara yang berada di depan cincin akan ikut mengalir dan mampu memberikan penguatan hingga 15 kali dengan debit udara mencapai 118 galon perdetik! Waw!

Konon angin yang dihembuskan oleh alat ini jauh lebih lembut dan terarah dibandingkan dengan kipas angin konvensional.

Tertarik? Sayangnya belum masuk ke Indonesia.

Tags: air multiplier bladeless fan kipas angin kipas angin modern

Related Post "Air Multiplier : Kipas angin tanpa kipas"

Berbagi foto menggunakan Instagram
Instagram adalah sebuah aplikasi berbagi foto yang
Apa itu Cloud Computing?
Jika Anda bekerja di sebuah kantor, dan
Sejarah Facebook
Asal mula Facebook berawal ketika Mark Zuckerberg
Google Freshness benar-benar suka yang fresh!
Ini salah satu bukti kalau algoritma Google