Tutorial video editing Sony Vegas 10 : Pengenalan fungsi (1)

Artikel ini telah dibaca 13599 kali.

Saya yakin Anda sudah pernah mendengar tentang program Video Editing Sony Vegas. Yup, program yang satu ini sebenarnya hanya kalah pamor dibandingkan dengan Premiere keluaran Adobe. Padahal sekali saja kita menggunakan Vegas, hampir dipastikan ogah balik ke Premiere. Mengapa? Karena fitur Vegas sama dengan fiturnya Premiere.

Pada banyak kasus, penggunaan Vegas lebih gampang dan bekerja pada berbagai format video. Kita tinggal tambahkan plugin yang sesuai, udah langsung bisa diedit pake Vegas. Okenya lagi, Vegas lebih enteng. Yang paling saya suka, untuk menyeleksi dan menggabungkan frame, kita hanya perlu klik lalu drag ke timeline. Ini sangat memudahkan dalam menyusun klip video.

Terus terang tutorial ini lebih cocok untuk pemula yang pingin memakai Vegas. Jadi saya akan tunjukkan fitur-fitur dasar yang paling penting untuk dipahami, lalu langkah dasar untuk memulai video editing menggunakan Vegas. Sebagai contoh, saya menggunakan Vegas 10. Ini adalah versi yang terbaru. Jika Anda punya versi di bawahnya, tidak apa. Mirip banget kok.

Yang pertama harus diketahui adalah mengenai panel dan fungsi dasarnya pada interface Vegas 10 ini. Lihat screenshot di bawah.

1. Jendela Explorer berfungsi untuk membuka path atau alamat file video yang akan diedit. Pada panel itu pula terdapat tab untuk efek transisi, dan tab video effect. Semua clip video yang kita edit akan ditampilkan daftarnya di sini. Untuk penggunaan transisi dan video efect akan tulis pada tutorial berikutnya.

2. Jendela trimming. Ini adalah panel yang menampilkan timeline clip video. Di sini kita bisa menentukan frame dari video clip, memilih video saja, memilih audio saja, atau melakukan cutting clip yang akan kita masukkan ke jendela timeline utama.

3. Jendela preview menampilkan hasil clip video yang hendak diedit, maupun clip yang telah diedit. Semua clip video jika diputar akan tampil di jendela ini.

4. Jendela track. Berisi track untuk text/title, video overlay, main video, dan voice/background music. Kita bisa mengubah urutan track tersebut hanya dengan drag saja. Kita juga bisa menambahkan banyak track dari berbagai jenis fungsi. Berbeda dengan Ulead misalnya, yang hanya menyediakan 3 track, yaitu main video, title, dan background music/voice, kita bisa menambah jumlah track ini berapapun yang kita mau.

5. Jendela timeline. Ini adalah panel utama tempat melakukan editing clip video. Di sini kita bisa menggeser potongan klip pada posisi yang kita kehendaki, menambahkan transisi, menambah berbagai efek, mengatur sinkronisasi video-music-title, dan sebagainya.

6. Jendela Master volume. Panel ini berfungsi untuk mengatur level volume audio/music dari suatu klip secara global. Artinya kalau ditingkatkan, maka volume semua clip akan meningkat dan sebaliknya.

Nah, itu dulu pengenalannya. Tutorial berikutnya tentang cara memasukkan klip video ke Vegas.

Banyak yang mencari:

Tags: featured sony vegas timeline transisi untuk video editing sony video effect video kita

author
Dosso Sang Isahi adalah mantan guru, sekarang berprofesi sebagai networker. Saat ini mengelola beberapa bisnis online, juga aktif dalam bidang sosial media marketing. Pria yang senang belajar hal yang berbau teknis dan IT ini bersama keluarga kecilnya tinggal di Sidoarjo, sedang menikmati kebebasan karier yang telah dicapainya.

Related Post "Tutorial video editing Sony Vegas 10 : Pengenalan fungsi (1)"

Cara Aktivasi Camtasia Studio 8
Cara aktivasi Camtasia Studio 8 ini menjelaskan
Awas! Perhatikan Google Freshness!
Hari ini saya heran. Blog saya mengalami
Cara membuat Windows XP menjadi asli
Ada alternatif lain untuk membuat Windows XP
Buat adik kecil tertawa girang dengan Android
Karena opensource, banyak pengembang software Android yang