Home ยป Tutorial video editing Sony Vegas 10 : Cara burning DVD (5)

Tutorial video editing Sony Vegas 10 : Cara burning DVD (5)

Artikel ini telah dibaca 19968 kali.

Ini adalah seri terakhir tutorial video editing menggunakan Sony Vegas. Jika belum membaca mulai awal, inilah serinya:

  • Cara membuat dan mengatur teks (titling)
  • Cara membuat dan mengatur teks (titling)
  • Cara membuat dan mengatur teks (titling)
  • Cara membuat dan mengatur teks (titling)

Jika sudah mencoba melakukan editing video dengan Sony Vegas seperti tutorial tersebut, maka langkah terakhir adalah membakar (burning) klip video tersebut ke media CD atau DVD.

Membakar video ke CD atau DVD sangat bergantung pada jenis proyek video yang telah kita tentukan sebelum melakukan editing video, apakah ingin membuat video CD ataukah jenis video DVD. Jika ingin membuat video CD, maka format video editingya harus diset ke jenis kompresi mpeg1 atau mpeg2. Bila ingin membuat video DVD maka jenis kompresinya minimal harus mpeg2.

Pada banyak jenis video biasanya memiliki menu pilihan untuk diputar. Menu ini tampil pertama pada saat keping CD/DVD diputar pada player. Umumnya menu ini selalu didapati pada format DVD.

Ada banyak program untuk membuat menu semacam itu. Ada yang program mandiri khusus untuk membuat menu DVD, ada pula yang terintegrasi seperti Ulead yang mulai seri 12 telah diambilalih oleh Corel. Kalau saya lebih suka menggunakan Sony DVD Archithec. Itu program keluaran Sony juga yang khusus digunakan untuk membuat menu DVD.

Cara burning DVD Sony Vegas

Oke sekarang kembali ke proyek video Anda. Seumpama semua langkah editing sudah selesai, kita akan melakukan finishing dengan memindahkan hasil editing video ke format CD/DVD agar bisa diputar langsung pada DVD Player.

Ada dua cara untuk melakukan burning video dengan Sony Vegas. Cara pertama adalah on the fly burning. Dengan cara ini kita bisa langsung membakar DVD melalui Sony Vegas. Saya tidak merekomendasikan cara ini, karena begitu dijalankan maka Sony Vegas akan merender video dan langsung melakukan burning. Jika ada kesalahan editing, maka kita harus memperbaikinya kembali, dan artinya kita akan buang keping DVD yang sudah terlanjur terbakar tadi. Jadi tidak efisien.

Cara kedua, kita convert hasil editing tersebut ke format kompresi mpeg1 atau mpeg2, baru diburning menggunakan program lain semisal Nero atau Ashampoo. Cara ini lebih efektif, karena setelah selesai merender ke format mpeg, kita bisa melihat dulu apakah hasil edit video sudah fix atau belum. Jika ada kesalahan kita bisa perbaiki lalu merender ulang file mpeg tersebut. Kalau sudah fix baru diburning. Menurut saya ini lebih efisien karena tidak akan membuang keping DVD secara percuma.

Yang saya akan bahas adalah cara kedua. Untuk memulainya silahkan klik menu | File | di pojok kiri atas. Klik menuย  |Render As | (Jika ingin mencoba cara pertama silahkan klik | Make Movie |). Lihat gambar di bawah.

Setelah kita pilih | Render As | akan muncul jendela berikut.

Perhatikan:

  • File Path : isikan nama file dan tempat dimana akan menyimpan file videonya.
  • Format : piliha mpeg1 untuk membuat VCD, atau mpeg2 untuk membuat DVD
  • Template : pilih DVD PAL. Ini dikarenakan mayoritas player di Indonesia menggunakan tipe PAL.
  • Yang lain biarkan apa adanya

Jika sudah silahkan klik | Next | dan Sony Vegas akan melakukan rendering.

Tunggulah hingga proses rendering selesai. Ini bisa beberapa menit hingga beberapa jam, bergantung pada besar video dan spesifikasi komputer Anda.

Jika sudah selesai, kita bisa mencoba putar di Windows Media Player atau program lain untuk melihat apakah hasil editing kita telah fix ataukah masih ada kesalahan. Jika sudah fix kita siap memindahkannya ke media DVD. Anda bisa gunakan DVD burning semacam Nero

Jika ada pertanyaan, koreksi, atau tambahan, silahkan cantumkan di kolom komentar.

Selamat mencoba

Banyak yang mencari:

66 comments

  1. Fahmi says:

    gan saya mau tanya extensi mpg kok gak bisa ngebuka ya di sony vegas 10.0 saya??
    tolong bantuannya gan

  2. Arif Mustapa says:

    mau tanya sy sda selesai reder videonya,,tapi klw mau di putar,,suaranya tdk ada,,!! gmna itu Bang??

  3. Frank says:

    Salam kenal Mas Bithdaddy…mo tanya,saya pake sony vegas pro v.13….hasil render mpeg2 saya kog suka tersendat ya mas…saya play di komputer!

  4. win says:

    Saya ingin bertanya masalah panning dan zoom. Saya pakai vegas 11, jika render dng kualitas internet hd maka ketika panning, object jadi blur. Hasil baru akan bagus jika dirender memakai format hdv .50. masalahnya ketika di burn di dvd maka hasilnya jadi tersendat sendat waktu panning dan zoom tetapi object jelas. Bagaimana mengatasi masalah ini?

  5. Icha says:

    mas, saya udah nge render berkali2 tapi hasilnya tdk lengkap, sebelum di render itu diapakan dulu? mungkin step sy tdak lengkap… terimakasih

  6. alljohn says:

    gan mau tanya nih…ane pk vegas 10.wkt captur disk side A trs ane masukin ke timeline lancar..tp knp yg side B nya cuma bs sedikit ya kira2 cuma 10 detik…help me please…

  7. wawan says:

    gan mo tanya nh, aku coba burning video mp4 hasil downld dari youtube. pas setelah di burning video sdh ok tp audio ga keluar sama sekali, solusinya dunk. thx

  8. syahriza says:

    Agan, mau tanya nih…
    saya render dengan format mp4 karena saya liat memorynya gak terlalu banyak termakan n juga kualitasnya bagus sih, namun saat di format ke dvd kembali dengan procoder hasilnya terpotong gtu…
    owh ya gan bisa jelaskan tentang settingan yg harus dilakukan saat membuat mp4. dan saya buat photo clip dan saat masuk ke even pan/crop saya buat match output aspect… apa kah itu ada hubungannya jadi video saya terpotong kah ?
    karena saya mau buat widescreen

  9. pals says:

    mas, mau tanya nih
    saya ngerender ko yg kerender cuma audionya ya?
    padahal awalnya nyoba bisa tp pas udh ngedit sana sini, yg kerender cuma audionya -_-‘a

    • Bithdaddy says:

      Ada kemungkinan masbro salah jenis project yang dibuat saat editing, atau saat setting render yang gak bener. Coba dicek lagi.

  10. comby says:

    gan …cara bikin tulisan panjang yang berjalan di bawah sebuah film di vegas pro 10 gimana ?…tlng gan ane butuh banget untuk belajar..

  11. Feri Hidayah says:

    mas setelah di render kok hasil videonya agak ga jelas, kayak blur gitu ! tolong settingan yang benar ketika render atau kasih tau biar videonya tetap kayak yang aslinya

    • Bithdaddy says:

      Masalah render ini sebenarnya banyak faktor masbro. Mulai spek kompi seperti vga, memory, jenis video, dan masalah settingnya. Kalau mau bagus kuncinya adalah sumber video dan settingnya, dengan syarat spek kompinya layak. Menurut pengalaman saya yang paling bagus hasilnya kalau sumbernya dari jenis .avi. Cuma saja ukurannya gede. Nah, setelah setting dari Vegas baru dirender dengan setting format yang kita inginkan, vcd atau dvd. Kalau vcd umumnya render ke mpeg 1, sedangkan dvd ke mpeg 2. Kalau sumbernya sudah mpeg terus dikompress lagi filenya jadi kecil alhasil gambar bisa kabur atau juggling (kotak-kotak). Selain itu ketepatan memilih jenis project saat memulai editing dengan vegas juga berpengaruh. Coba cek lagi project yang masbro pilih, sedangkan untuk setting render ke DVD bisa dilihat pada screenshotnya di sini: http://sepanjang-wage.com/tutorial-video-editing-sony-vegas-10-cara-burning-dvd-5

  12. Feri Hidayah says:

    mas mw tanya, setelah saya render kok hasil videonya agak gak jelas, kayak blur gitu ? tolong solusi settingannya ketika render

    • edy says:

      pilihan pas saat render sangat menentukan mas bro, di vegas ada 4 pilihan quality rendering semakin bagus quality semakin lama proses rendering. And banyak -banyaklah try and eror untuk medapatkan hasil yang terbaik

  13. alung says:

    gan saya mau nanya saya udah edit video d vegas pro 10 lalu di render ke mpeg 1,tapi pas mau burning ke vcd pakai nero ga support kenapa ya ? apa ada yang salah settingan vegas pro 10 ny atau ap tolong di bantu.

    • Bithdaddy says:

      Iya gan sering gitu kalo pake nero. Sebaiknya untuk burningnya pake dvd architec punya sony juga. Itu sekaligus bisa juga untuk buat menu navigasi. Untuk DVD/VCD lebih baik pake render mpeg2 aja gan.

  14. Edo Aceh says:

    ass…. bos, mo nanya ne,
    1. cara mencerahkan gambar agar gak timbul bintikan pake effect apa yah?
    2. saat render dari avi ke mpeg wih ancur banget gambarnya, tapi saya perhatikan hasil ori orang punya gakak ancur gituan…
    apa memanag pake app lain untuk render ke mpeg bir kinclong gambarnya bos???. saya ne lagi pake app vegas pro 10. tolong bantu bos

    • Bithdaddy says:

      1. Itu kasus yang namanya hot pixel gan. Biasanya saat ngesyut kurang cahaya. gunakan Video FX di panel kiri atas, terus pilih brightness n contrast. Pilih klip yang mau di atur terus lakukan setting yang sesuai.
      2. Kemungkinan besar itu salah setting waktu awal editing gan. Pastikan saat memulai project pilih template yang sesuai. File – New – lalu pilih template PAL DV (750×576, 25.000 fps) untuk standar DVD. Terus setelah editing waktu mau ngrender masuk ke File – Render as – pilih MPEG II – Program stream PAL. Umumnya untuk setting DVD pake MPEG II. Bisa juga pilih setting langsung DVD. Silahkan bereksperimen dengan setting tersebut.
      Agar gambarnya kinclong sangat banyak faktornya gan. Mulai dari pengetahuan dasar waktu ngesyut, kualifikasi editingnya, hingga masalah render yang juga dipengaruhi spec komputernya.

  15. Dimas says:

    oh ya GAN, sepanjang – wage apa lokasi AGAN. kalo itu benar wa deket rumah nih gw bisa mampir. kalo boleh tahu alamatnya GAN? kirim ke emailku GAN. thanks (BANYAK TEMAN BANYAK SAUDARA BANYAK REJEKI) hehehehehehehe

    • Bithdaddy says:

      Itu tempat kerja gue gan. Mengapa kok pake nama domain itu? Ceritanya dulu sudah pesen domain-hosting, terus mendadak ada perubahan. Na, daripada nganggur dimanfaatka aja buat blog ini. Jadi Blogger 2012 ini ceritanya berasal dari domain apkir, he he
      Kalau mau mampir silahkan gan. Di ruko town house.

  16. Dimas says:

    oh ya GAN, nich udah aku coba pake total video converter 3.6.1 hasilnya bagus tapi muncul gelombang pada object yg bergerak. dari hasil render mpeg2 aku convert dulu ke vob trus aku burn. ini gw masih bingung apa karena dari mpeg2 ke vob dulu baru diburn yang bikin gelombang?

    ini GAN sejarahnya hehehehehehe gw baru pake vegas 10 baru 2 minggu,

    capture videonya option>preferencer>capture untuk analog device option custom frame rate(defaultnya 29.970 NTSC)

    Project propertiesnya gw setting templatenya PAL DV lainnya sesuai defaulnya kecuali full-resolution rendering quaility aku setting PREVIEW

    rendernya aku pilih MPEG-2 templatenya DVD PAL lainnya ditak ada perubahan

    apakah langkah diatas sdh benar GAN? mohon koreksi

    • Bithdaddy says:

      Capture video sebaiknya di set ke PAL. Untuk setting lain udah bener tuh. Soal munculnya gelombang pada obyek bergerak, saya juga pernah mengalminya. Itu tampaknya bukan masalah convert ke VOB. Yang paling mungkin ada pada masalah memory/RAM sama graphic card. Tampaknya supaya hasilnya bagus RAM komputer kita minimal 2G terus pake graphic card min 512.
      alternatif lain untuk mengatasi masalah ini adalah tidak perlu di render. Langsung masuk ke tool>burndisc>dvd. Tapi resikonya mungkin bisa semalaman bakar dvdnya. Kalau sudah mencoba dan menemukan formula yang pas silahkan dishare di sini. Mungkin berguna buat yang lain ๐Ÿ™‚

  17. Dimas says:

    mohon sarannya GAN, video udah aku render mpeg2 (total sekitar 6,3 Gb) hasilnya ciamik, masalahnya aku burn pake nero 7 gagal, pake windows 7 dvd bisa tapi hasilnya jugling (pokoknya jelek)! kira kira program burn yang bagus supaya finishingnya bisa ciamik pake software apa GAN?

    • Bithdaddy says:

      Saya punya pengalaman yang sama dengan nero 7. Saya tidak tahu pasti apa penyebabnya wong settingnya juga sudah bener. Kemungkinan besar codecnya nero yang gak kompatibel. Kalau memungkinkan bisa dicoba nero 9 atau 10 yang baru itu gan. Boleh juga pake Ashampoo Burning X yang sudah mendukung blueray. Kali aja codecnya cocok dan lebih bagus daripada nero. Tapi banyak yang bilang juga kalo ngeditnya pake Vegas maka burningnya pas pake DVD Architech keluaran Sony juga. Saya ada semua sopwarenya itu. Mungkin agan butuh ๐Ÿ™‚

  18. boyke says:

    ass….. bagus gan tutorialnya, boleh kali kalo saya tambahkan dikit aja…(masalahnya newbi banget). saat burning video adalah moment yang mungkin menegangkan..(?) gimana ga, kemungkinan gagal pasti ada tampa caution dulu,langsung dibuang keluar oleh DVD room-nya dan kita pasti meneruskan ngebuang juga ke tong sampah….

    yang saya tahu dan memang selalu saya lakukan adalah burning aman, aman dengan hasil dan aman dengan kegagalan burning, mungkin baiknya berbagi aja kali ya…

    Sony vegas pro10, kelemahan yang dulu saya rasakan (sekarang saya dah pindah ke pro11) adalah saat burning ke DVD, penyetingan parameternya sendiri tidak begitu lengkap,kadang hasilnya sendiri jauh dari hasil editan yang sebenarnya, untuk kontrol finishinya sendiri tidak ada (wong wish burning seh).

    hal ini juga di akui oleh teknisi di sony amrik sono (waktu ane komplain dengan hasil burningya),tentang kelemahan ini disarankan untuk memakai DVD/CD architec (mungkin sengaja ki rilis untuk menutupi kelemahan ini.dan alhasil memang ga ngecewain dengan perpaduan software ini,tapi ada sedikit maslah kalo buat ane, DVD architech tidak bisa membakar file ISO, padahal ISO sendiri merupakan check akhir sebelum burning ke DVD, jadi saya keluar dari jalur sony pakai tambahan soft lain, untuk pake nero kayanya ane ga begitu suka,banyak gagalnya,ane sendiri pake Ashampo ver 2010-2011,alhasil sudah ribuan DVD ane burning ga ada masalah.

    sedikit lagi… untuk buat hasil video bagus emang aga panjang,tapi kalo hasil yang akan kita dapatkan bagus.. senengnya….,anyway.
    setiap orang (editing video) punya cara sendiri untuk melakukan proses editanya.. ane sendiri nyari yang simple-simpe aja yang ga nyusahin gitu.. ini masalah buning aja kali ya
    1.selesai edit di sony vegas, janga di burning dulu,lakukan rendering untuk menyatukan setiap clip video, di menu render jangan lupa seting parameter video yang akan dibuat. yang PENTING: untuk sony vegas tidak membalikan systim warna dari NTSC ke PAL (kalo dari PAL ke NTSC ga masalah) karena akan timbul efek gelombang pada objek yang bergerak.
    lalu atur bit rate, output yang akan dipakai, untuk defaultnya sendiri 4.500.000 ~ 9.500.000 (kayanya salah deh, tolong dikoreksi)
    sebaiknya stabilkan dengan bitr rate 6.000.000 atau 7.000.000,atur depth bit (ketajaman warna) 8,9,10 bit (standarnya 9 bit)
    untuk suaranya sendiri ga usah pake format ac3 (soalnya TV,DVD player)banyak yang ngga suport format ini,alhasil suara bakalan mendem (dijamin) defaultkan pake format PCM (16 bit aja udah kenceng kok),

    untuk format video sendiri atur di mpeg2, terus save deh…. nunggu dah sampai kelar render.

    next,insert ke DVD architech atur parameter nya, setelah itu burning DVD, tapi jangan langsung di OK, atur paramter optimize nya, atur parameter penyetingan di Vegas dan DVD architec baiknya sama, biar ga terlalu lama prosesnya, ada yang penting selalu diburning pada file ISO dulu,check pada hasil iso biasanya pake VCL (biar lebih gampang)
    (hal ini diperlukan bila kita burning lebih dari 1 potongan video, sehingga kita bisa check keterkaitan antara tiap potongan video dalam 1 disc.juga untuk mendeteksi kegagalan editan (kalo sempet buat check lagi)
    next open Ashampo lakukan burning iso…….. next check dengan dvd player…

    • Bithdaddy says:

      Nah, ini nih komentar yang top markotop meskipun ngaku nyubi. Bermanfaat buat yang lain juga. Thanks berat bro atas masukannya. Saya dapet tambahan ilmu nih. Omong-omong blognya belum rampung ya? Saya sempat berkunjung tapi kok masih banyak bahan bangunan berserakan di sana ๐Ÿ™‚

  19. babeali says:

    mau tanya, bro. saya dah render sfile sony vegas ke mpeg2. tapi kok ga ada suaranya…maksudnya suaranya jadi hilang. mohon bantuannya gan.

    • Bithdaddy says:

      ada beberapa kemungkinan gan:
      1. coba cek kembali settingnya saat render. coba gunakan pilihan defaultnya.
      2. bisa jadi juga belum terinstal codecnya. setahu saya untuk setiap jenis audio vegas perlu codecnya masing2. misalnya untuk mp3, cpm, wav, dsb. coba googling dulu.
      3. cek juga saat pertama buat project di vegas, tu pake mode PAL atau NTSC? kalo keliru NTSC kadang warna jadi hitam putih atau suara hilang.
      silahkan eksperimen rendering lagi pake file kecil-kecilan

  20. jipank04@ says:

    mas saya pake aplikasi vidio terpotong saya jadikan satu totalnya sigh 4gb terus saya render kok jadinya 8gb yah and juga trus saya make dvd sama dvd architech 5 eh gak muat padahal uda setting compress 4gb gak bisa2 terpaksa pake dvd flick mohon pencerahanay

    • Bithdaddy says:

      Coba cek setting codecnya sebelum melanjutkan editing. Biasanya untuk memulai editing video kita harus setting codec templatenya, mau dipakai format apa. Terus waktu render juga cek ulang settingnya. Kalau saya biasa pake mpeg II untuk standar video. hasilnya bagus kok.
      Kalau filenya gede atau durasinya panjang dan gak masuk ke satu dvd, potong saja menjadi 2 file, lalu bakar secara manual dengan nero atau ashampoo. Saya sendiri sering gagal pake settingan dvd architech ๐Ÿ™

  21. mas saya pake aplikasi vidio terpotong saya jadikan satu totalnya sigh 4gb terus saya render kok jadinya 8gb yah and juga trus saya make dvd sama dvd architech 5 eh gak muat padahal uda setting compress 4gb gak bisa2 terpaksa pake dvd flick mohon pencerahanay

    • Wong Serah says:

      rendernya di save dlm bentuk apa dulu…AVI,MPEG I, MPEG II,MP4, Trs resolusinya di roba jadi HD apa enggak kok bisa membenkak dari 4 gb ke 8 gb

  22. nani says:

    mas mu nanya.. saya mau membuat vcd dari file vob pake vegas 10. setelaha file vob saya drag trus saya render as ke mpeg1, hasil mpeg1 nya knapa gk bisa diputer di wmplayer ya..trus gak bisa di encode sama nero.. saya coba jg render as lewat avi dl, bisa diencode sm nero tp pecah2..mohon pencerahannya mas..makasih

    • Bithdaddy says:

      Ada banyak kemungkinannya. Pertama Vegas bisa mengimpor .vob tetapi saat render tidak ada coding ke mpeg, makanya tidak bisa di putar di wmp. Bisa juga codingnya tidak kompatibel sama Nero. Untuk kasus seperti ini yang paling aman file .vob sebaiknya diconvert dulu ke mpeg2. Untuk keperluan itu saya biasa menggunakan Imago. Ini program gratis. Silahkan cari converternya di Google banyak kok.
      Sebaiknya untuk master video jangan mpeg1, jadi minimal mpeg2 yang standarnya lebih tinggi. Jika nanti ingin dibakar jadi VCD atau DVD hanya masalah teknis burning saja.
      Gambar pecah itu karena Anda salah melakukan alur coding. Hirarki kualitas yang paling tinggi (dan ukuran paling besar) adalah .avi, mpeg2, dan mpeg1. Kalau dari mpeg1 atau mpeg2 diconvert ke .avi jadinya gambarnya pecah (juggling) dan banyak sekali hotpixel-nya (pada gambar hitam tidak terlihat hitam tapi terlihat banyak kotak-kotak). Pada video editing profesional .avi inilah yang jadi master karena kualitasnya paling bagus. Hal yang sama juga terjadi jika Anda mengconvert mpeg1 ke mpeg2.
      Semoga bisa membantu.

    • Bithdaddy says:

      Sip mas Galih! Silahkan coba dan berimprovisasi. Kalau ada kesulitan boleh tanya. Terimakasih telah mampir.

Comments are closed.