Langkah awal SEO dimulai dari keyword yang bagus

Artikel ini telah dibaca 1612 kali.

Blogger 2012 – Sekitar tiga minggu lalu saya membangun sebuah blog lagi untuk menambah jajaran bisnis online yang saya coba jalani. Saya menggunakan server dalam negeri (IIX) karena pasar saya memang untuk pangsa Indonesia. Singkat kata, setelah beberapa malam nglembur membangun blog, mengisi content, linking kesana kemari, dan melakukan Search Engine Optimization (SEO), akhirnya blog tersebut saya publish.

Seminggu lalu ketika belum mencapai satu bulan saya publish, saya coba cek indexing blog saya lewat Google. Lah! Sempat kaget juga, karena blog saya muncul masuk di urutan 10 dari Google SERP (Search Engine Rank Position) untuk salah satu kata kunci yang saya bidik: xamthone sari manggis. Ini sungguh tak terduga. Padahal visitor juga masih beberapa gelintir. Untuk kata kunci xamthone terapi hebat malah menghasilkan posisi SERP 1 – 4 di Google. Memang untuk kata kunci yang lain masih kalah dengan blog senior yang lebih dahulu mengudara. Tetapi mengingat umur blog saya masih satu bulanan, maka hasil SERP ini menurut saya bagus. Sekarang tinggal memperbaiki kata kunci yang lain untuk merebut SERP lebih baik lagi. Nah, di sinilah unik dan asiknya SEO.

Sebenarnya saya hanya menerapkan langkah sederhana sewaktu membangun blog tersebut. Pertama, saya tidak asal membuat nama domain. Nama domain sebaiknya diusahakan berasal dari keyword yang memiliki nilai pencarian tinggi (high paying keywords). Sebagai contoh, domain blog saya adalah: bisnis online. Xamthone adalah nama produk. Ini sudah banyak beredar di internet, jadi memiliki value cukup tinggi. Ketika saya mencari kata kunci lain yang banyak dicari dengan KeywordToolExternal punya Google Adwords, saya temukan kata online. Rencananya saya gabungkan kedua kata kunci tersebut menjadi nama domain xamthoneonline.com. Sayangnya nama ini sudah terpakai.

Akhirnya saya modifikasi nama domain tersebut menjadi: xamthone-online.com. Cara ini menguntungkan dari dua sisi. Pertama, nama domain saya bisa dikatakan ‘nebeng’ nama yang telah duluan publish dan telah dikenal visitor. Kedua, bisa ‘nebeng’ hasil pencarian di mata search engine. Lalu, dengan menambahkan meta keywords yang dibidik oleh produk yang sama, serta penggunaan beberapa SEO plugin, alhasil blog tersebut bisa nongkrong di SERP dalam waktu sekitar satu bulan sejak publish. Yang membuat lebih senang, seminggu lalu sudah ada order yang masuk :).

Nah, kalau Anda juga sedang belajar membangun blog seperti saya, coba deh Anda terapkan langkah saya di atas:

  • Tentukan nama domain berdasarkan keyword yang memiliki nilai pencarian tinggi. Jika ada pertimbangan tertentu dengan nama domain yang akan Anda pilih, tetap usahakan memodifikasi dari keyword yang banyak dicari. Jika sudah fix Anda tinggal pesan domainnya.
  • Gunakan juga meta keywords milik kompetitor. Anda bisa mencomotnya langsung atau melakukan modifikasi. Yang jelas keyword yang telah digunakan oleh kompetitor yang telah publish lebih dulu pasti memiliki nilai lebih.
  • Terapkan langkah SEO, mulai dari memilih template, layout, penggunaan plugin, hingga penulisan artikel dengan memasukkan keyword yang Anda bidik.

O, ya. Kalau tertarik ikutan berbisnis online seperti ini, Anda bisa bergabung. Prospeknya bagus kok!

Tags: high paying keyword kata kunci keyword langkah SEO optimasi blog serp

author
Dosso Sang Isahi adalah mantan guru, sekarang berprofesi sebagai networker. Saat ini mengelola beberapa bisnis online, juga aktif dalam bidang sosial media marketing. Pria yang senang belajar hal yang berbau teknis dan IT ini bersama keluarga kecilnya tinggal di Sidoarjo, sedang menikmati kebebasan karier yang telah dicapainya.

Related Post "Langkah awal SEO dimulai dari keyword yang bagus"

Pengguna plugin STT2 sebaiknya hati-hati terhadap Google Panda
Rekan blogger tentu sudah pada tahu mengenai
37 Free Premium WordPress Themes
Saya sharing lagi tentang theme wordpress. Berikut
Free Premium WordPress Theme
Bagi Anda yang mencari theme Wordpress dengan
Tutorial lengkap memindahkan hosting WordPress selfhosted
Seminggu ini saya suntuk berat. Gara-garanya blog