Home » Kalibrasi baterai laptop Anda supaya kapasitasnya meningkat kembali

Kalibrasi baterai laptop Anda supaya kapasitasnya meningkat kembali

Artikel ini telah dibaca 21924 kali.

Cara penanganan baterai laptop yang benar diperlukan agar umur dan kapasitas baterai laptop bisa lebih panjang. Memang tidak bisa dihindari bahwa pada akhirnya kapasitas baterai akan menurun. Namun bila kita tahu bagaimana cara handling yang benar, maka kapasitas baterai laptop akan bertahan jauh lebih lama.

Contohnya, laptop saya Byon yang setia membantu saat blogging atau mengerjakan pekerjaan kantor, umur dan kapasitas baterainya masih bertahan bagus hingga hampir dua tahun ini. Saya memang merasakan penurunan kapasitasnya setelah lebih dari setahun. Kalau dulu sekali charge penuh bisa bertahan hingga sekitar tiga jam, sekarang hanya kuat bertahan hingga lebih dari satu jam.

Mengapa bisa awet? Salah satu kebiasaan yang saya lakukan adalah tidak membiarkan baterai benar-benar habis kapasitasnya saat digunakan hingga laptop melakukan autoshutdown. Dari berbagai sumber yang saya peroleh, sangat disarankan untuk segera melakukan charging bila kapasitas baterai sudah mencapai 20% – 30%.

Apa itu rekalibrasi?

Di dalam baterai laptop terdapat pengukur kapasitas, sehingga kita bisa mengetahui jumlah energi yang tersimpan. Namun demikian sejalan dengan umur dan penggunaan, sensor pengukur cenderung menjadi tidak akurat. Semisal pada bottom bar muncul notifikasi bahwa kapasitas baterai masih 10%. Kenyataannya kapasitasnya lebih rendah daripada itu sehingga menyebabkan laptop shutdown mendadak.

Pada beberapa jenis laptop tertentu, dalam BIOS terdapat tool untuk melakukan rekalibrasi (pengkuran ulang) kapasitas baterai. Jika tool ini dijalankan maka rekalibrasi kapasitas akan dijalankan, dan kapasitas baterai menjadi kembali akurat. Dengan kata lain kapasitasnya menjadi penuh seperti semula.

Bagaimana dengan laptop yang BIOS-nya tidak memiliki tool seperti itu? Tidak masalah. Karena prinsip rekalibrasi adalah pengosongan penuh (full discharge) lalu diikuti dengan pengisian penuh (full charge). Langkah rekalibrasi ini sangat dianjurkan setiap kali setelah kita melakukan sekitar 30 kali siklus charging.

Cara melakukan rekalibrasi

Berikut ini adalah langkah rekalibrasi baterai laptop :

  • Lakukan charging normal hingga kapasitasnya mencapai 100%
  • Cabut adaptor, dan biarkan baterai melakukan pendinginan dari proses charging selama sekitar 30 menit hingga 1 jam. Pada saat ini laptop boleh digunakan seperti biasanya.
  • Masuk ke Power Options pada Control Panel, lalu lakukan langkah setting seperti gambar berikut.

  • Pada Balanced klik Change plan setting | Change advanced power setting | Pada tab Advanced setting pilih Balanced dan lakukan pengaturan seperti gambar di atas.
  • Setelah setting selesai, gunakan laptop seperti biasanya hingga kapasitas baterai habis dan laptop melakukan hibernasi.
  • Biarkan laptop dalam keadaan hibernasi sekitar 5 jam atau lebih. Ini bertujuan untuk melakukan full discharge (pengosongan penuh)
  • Sesudahnya lakukan charging secara normal hingga kapasitasnya full 100%. Selama pengisian ini laptop boleh digunakan secara normal.
  • Lakukan langkah ini sekitar 3 kali berturut-turut agar rekalibrasinya berlangsung penuh.

Biasanya setelah rekalibrasi dilakukan, kapasitas baterai akan naik kembali karena pengukur kapasitasnya kembali akurat. Dengan kata lain setelah rekalibrasi maka kapasitas baterai bertambah sehingga laptop bisa digunakan lebih lama.

Sekedar tambahan bahwa baterai laptop yang umumnya dari jenis Lithium ion memiliki batas siklus pengosongan (baterai habis dan di charge ulang) sekitar 200 – 300 kali pengisian ulang sebelum akhirnya terjadi penurunan kapasitas sejalan waktu penggunaan.

Semoga bermanfaat.

Sumber: batteryuniversity.com, apple.com/pt/batteries, batteryuniversity.com/partone-21.htm

Banyak yang mencari: