Awas! Perhatikan Google Freshness!

Artikel ini telah dibaca 1295 kali.

Hari ini saya heran. Blog saya mengalami penurunan visitor yang luar biasa tajam. Salah satu blog yang pengunjungnya lebih dari tiga ribu per hari, mendadak surut menjadi di bawah duaratus. Ketika saya cek blog saya yang lain, ternyata mengalami nasib yang sama. Ada apa ini?

Untuk mencari tahu masalah ini saya sempat muter-muter mencari berita, bahkan sampek nanya ke penyedia hosting. Beberapa waktu kemudian baru saya sadari bahwa blog saya telah terkena imbas penerapan algoritma baru Google: Google Freshness!

Google Freshness, adalah algoritma baru yang merupakan update Google Panda yang telah diluncurkan sejak November 2011 lalu, dan merupakan algoritma baru hasil pengembangan dari update algoritma Google Caffeine di tahun 2010. Dengan algoritma baru ini Google dapat mengindeks lebih cepat dalam mencari halaman website yang baru diupdate, dengan begitu pengguna mesin pencari dapat mengetahui berita terbaru dengan cepat. Perubahan algoritma ini mempengaruhi sekitar 35% dari hasil pencarian serta dapat menentukan kapan Google dapat memberikan hasil pencarian yg relevan dan up to date berdasarkan derajat kesegaran konten (content freshness).

Contohnya begini: Ketika seorang user melakukan pencarian dengan kata kunci “olimpiade”, Google melihatnya sebagai pencarian informasi mengenai olimpade yang terbaru. Maka ketika user mengetikkan keyword tersebut, tanpa menambahkan “2012” pun, Google akan melihatnya sebagai kebutuhan mengenai informasi olimpiade 2012 mendatang dan menampilkan hasil pencarian dengan pertimbangan tersebut. Sedangkan konten tentang “olimpiade” yang sudah lama nongkrong di Wikipedia tidak akan disentuh sama sekali oleh Google.

Jadi, dengan update algoritma ini intinya Google akan lebih memperhatikan blog yang sering diupdate. Bisa tentang update konten artikel atau lebih bagus lagi sesuai dengan sesuatu topik yang saat ini sedang banyak dibicarakan. Untuk blog yang jarang diupdate semacam situs pemerintahan bakal tersingkir dari peluang pencarian. Sebaliknya pada pencarian dengan keyword mengenai produk-produk atau layanan yang senantiasa mengalami perubahan dan perkembangan, misalnya barang-barang elektronik yang selalu memunculkan produk baru, bisa jadi malah akan mendominasi hasil pencarian.

Nah, karena kesibukan offline, hampir sebulan saya tidak menulis posting. Cilakanya Google baru saja meng-crawl blog saya pada tanggal 6 Februari kemarin, dan mungkin dianggap termasuk blog yang jarang update. Konon Google Freshness ini saat sekali mengcrawl suatu blog dan dianggap belum ada sesuatu yang segar, maka hasil pencarian akan disingkirkan. Bisa jadi inilah yang menyebabkan visitor saya terjun bebas karena berkurangnya hasil pencarian yang ditampilkan Google terhadap blog saya. Screenshot di bawah ini dari salah satu blog saya menunjukkan kekejaman Google Freshness. Perhatikan jumlah visitor yang terjun bebas pada tanggal 8.

Lantas, apakah sekedar sering update bisa mengangkat peluang hasil pencarian yang mengarah ke blog kita? Meski pada konteks Google Freshness hal ini menjadi dominan, namun tampaknya bukan cuma itu parameternya. Keterbaruan konten tidak melulu hanya terletak pada update konten atau halaman saja, tapi juga berkaitan dengan bagaimana kita membuat blog dapat berinteraksi dengan pengunjung, mengedepankan user experience, atau update-update unik lainnya.

Namun demikian langkah paling baik agar hasil pencarian terhadap blog kita tetap mengedepan di mata Google, menurut saya sebaiknya memang harus rajin melakukan update.

Tags: algoritma google google caffeine google freshness google panda

author
Dosso Sang Isahi adalah mantan guru, sekarang berprofesi sebagai networker. Saat ini mengelola beberapa bisnis online, juga aktif dalam bidang sosial media marketing. Pria yang senang belajar hal yang berbau teknis dan IT ini bersama keluarga kecilnya tinggal di Sidoarjo, sedang menikmati kebebasan karier yang telah dicapainya.

Related Post "Awas! Perhatikan Google Freshness!"

Cara Aktivasi Camtasia Studio 8
Cara aktivasi Camtasia Studio 8 ini menjelaskan
Tutorial video editing Sony Vegas 10 : Pengenalan fungsi (1)
Saya yakin Anda sudah pernah mendengar tentang
Cara membuat Windows XP menjadi asli
Ada alternatif lain untuk membuat Windows XP
Buat adik kecil tertawa girang dengan Android
Karena opensource, banyak pengembang software Android yang